Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan perpustakaan, MTsN 4 Solok Selatan resmi meluncurkan sistem pencatatan peminjaman buku berbasis scan barcode. Sistem ini merupakan hasil inovasi dari Derizon Saputra, guru Informatika MTsN 4 Solok Selatan, yang terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung literasi digital.
Sistem baru ini memungkinkan proses peminjaman dan pengembalian buku dilakukan secara cepat dan akurat. Setiap anggota perpustakaan kini memiliki kartu anggota yang dilengkapi barcode unik, yang dapat dipindai untuk mencatat transaksi secara otomatis. Data peminjaman langsung terdokumentasi dalam Google Spreadsheet, sehingga petugas perpustakaan dapat memantau aktivitas secara real-time tanpa perlu input manual.
Keunggulan Sistem:
Latar Belakang Inovasi: Derizon menjelaskan bahwa sistem ini lahir dari kebutuhan akan pencatatan yang lebih praktis dan akurat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap transaksi tercatat dengan benar, dan petugas tidak lagi terbebani dengan pekerjaan administratif yang berulang,” ujarnya.
Dampak Positif: Sejak diterapkan, sistem ini telah mempercepat proses peminjaman dan meningkatkan kepuasan pengguna perpustakaan. Para siswa merasa lebih mandiri dalam mengakses koleksi buku, sementara petugas perpustakaan dapat fokus pada pengelolaan koleksi dan layanan literasi.
Langkah Selanjutnya: Derizon dan tim perpustakaan berencana untuk mengembangkan fitur tambahan, seperti notifikasi pengembalian dan statistik peminjaman per kelas. Meski masih menggunakan barcode untuk kartu anggota saja, sistem ini sudah menjadi fondasi kuat menuju digitalisasi penuh, termasuk kemungkinan integrasi barcode untuk koleksi buku di masa depan.

Beri Komentar